{"id":2854,"date":"2024-04-09T06:14:26","date_gmt":"2024-04-08T23:14:26","guid":{"rendered":"https:\/\/dailyblessings.id\/?p=2854"},"modified":"2024-04-09T06:14:52","modified_gmt":"2024-04-08T23:14:52","slug":"kasih-dalam-perbedaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/2024\/04\/09\/kasih-dalam-perbedaan\/","title":{"rendered":"KASIH DALAM PERBEDAAN"},"content":{"rendered":"\n<p>Selasa, 9 April 2024<\/p>\n\n\n\n<p><strong>&#8220;Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.&#8221;(Kol 3:13)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kasih Anda mungkin lebih diuji oleh sesama orang kristiani yang berbeda pendapat dengan Anda daripada&nbsp;oleh orang tidak percaya yang menganiaya Anda. Diperlukan intan untuk memotong intan. Apakah yang harus&nbsp;Anda lakukan ketika menghadapi saudara seiman yang berbeda pendapat tentang bagaimana seharusnya umat&nbsp;kristiani hidup?<br \/>Ada tiga cara yaitu: MENERIMA KELEMAHAN, MENGHINDARI PENGHAKIMAN, dan MEMPERBAHARUI KEINGINAN.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Menerima kelemahan : Tidak semua orang percaya memiliki kedewasaan, dan kasih menuntut anggota\u00a0keluarga yang lebih dewasa untuk mengalah kepada mereka yang belum dewasa. Kasih melindungi orang dan\u00a0memberi mereka kesempatan untuk bertumbuh. Ada orang-orang yang mungkin menyulitkan, tetapi kita harus\u00a0menerima mereka dalam kasih karena Tuhan menghendakinya.\u00a0<br>2.Menghindari penghakiman : Kita tidak berhak menghakimi atau menghukum satu sama lain karena hakim\u00a0kita adalah Tuhan. Setiap orang percaya akan memiliki cukup banyak kesibukan untuk\u00a0mempertanggungjawabkan kehidupannya sendiri tanpa harus mencampuri pertanggungjawaban orang lain!<br>3.Memperbarui keinginan : Keinginan kita seharusnya bukan untuk membuat setiap orang sepakat dengan\u00a0kita; melainkan untuk mengejar damai sejahtera, tidak menyebabkan orang lain tersandung, dan menolong\u00a0orang lain menjadi makin dewasa di dalam Kristus.\u00a0<br>Apa yang dimulai dengan menyakiti hati dapat merusak\u00a0pekerjaan Tuhan, dan menyebabkan orang lain jatuh atau tersandung. Akibatnya mungkin mengoyak iman\u00a0saudara kita (baca Roma 14 : 15, 20). Patutkah kita menggoyahkan iman orang hanya karena ingin mendapatkan apa yang kita\u00a0inginkan ?\u00a0Orang Kristiani yang lemah imannya belum memahami dan mengalami kemerdekaan di dalam Yesus\u00a0Kristus. Orang Yahudi Kristiani, yang dibesarkan di bawah hukum Musa, sulit menyesuaikan diri dengan\u00a0kehidupan baru mereka. Kesadaran nurani kita bertumbuh saat kita menerima apa yang Tuhan katakan tentang\u00a0diri kita di dalam Firman-Nya dan menerapkannya dengan iman. Akan tetapi, untuk sampai pada kesadaran itu\u00a0diperlukan waktu, dan kita harus bersabar satu sama lain. Oleh karena itu dikatakan di Kolose 3:14 &#8220;Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.&#8221; Marilah kenakan kasih Allah untuk mengatasi perbedaan. Amin. GBU all.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selasa, 9 April 2024 &#8220;Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.&#8221;(Kol 3:13) Kasih Anda mungkin lebih diuji oleh sesama orang kristiani yang berbeda pendapat dengan Anda daripada&nbsp;oleh orang tidak percaya yang menganiaya &hellip; <a href=\"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/2024\/04\/09\/kasih-dalam-perbedaan\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;KASIH DALAM PERBEDAAN&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2853,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0},"categories":[20],"tags":[121,57,26],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2854"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2854"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2855,"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2854\/revisions\/2855"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2853"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dailyblessings.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}